Minggu, 22 Juni 2014

Galau salah jatuh cinta salah

Tuhan, aku tidak pernah menyalahkan waktu malah aku berterima kasih sama waktu karena Engkau telah mempertemukan orang sehebat dia. Iya dia yang telah menghipnotis semua pikiran maupun kenangan yang masuk ke dalam otak ini. Tapi ini waktu yang tidak tepat untuk aku merasakan semuanya. Aku merasa galauin orang (dulu) yang pernah ada di kehidupanku salah. Aku jatuh cinta sama orang (baru) salah. aku takut Tuhan, takut aku jatuh cinta sama orang yang tidak mencintaiku. Rasanya lebih baik aku hidup dengan orang yang mencintaiku karena aku bisa mencintainya seiring berjalannya waktu. Rasa ini namanya apa Ya Tuhan? apakah cinta? kenapa harus aku mencintai orang sehebat dia? kenapa? siapa yang perlu disalahkan? siapa yang patut disalahkan? apakah waktu? apakah takdir? apakah kamu? atau bahkan aku? entahlah aku tidak tahu siapa yang harus disalahkan atas semua rasa ini. Yang pasti takdirMu yang telah menemukanku dengan dia. Tuhan, bagaimana rasanya jatuh cinta dengan orang yang tak cinta? sepertinya lebih baik aku memendam rapat-rapat semua perasaan ini, janganlah aku menampakkan sikapku kepadanya kalau aku menaruh hati padanya. Jangan Tuhan, jangan :( lebih baik aku diam, aku membisu, aku pendam. Tapi apakah aku bisa? apakah aku bisa untuk memendam semua ini? apakah akubisa Tuhan? Memang aku disini kangen punya hubungan, tapi mau gimana lagi aku takut jatuh cinta sama orang yang tak cinta. Sepertinya aku lebih baik mencintai orang yang mencintaiku. Karena aku akan berusaha belajar mencintainya. Semua serba salah, galau salah, jatuh cintapun salah :(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar